Langkah mereka melambat sejenak sebelum menyeberang. Dari kejauhan, mobil Arman sudah terlihat, sedangkan mobil Arsya sudah tidak ada, begitu juga mobil Tama.
"Kok lama kali?" tanya Arman begitu Dede dan Tanti masuk ke dalam mobil.
"Ngobrol dulu sebentar," jawab Dede sambil menarik seat belt.
"Tadi Tama sudah nunggu, cuma nggak lama. Habis itu dia pergi."
"Berarti dia baca WA kau sudah di depan sini, De," sambung Tanti.
"Iya, kayaknya," Dede mengangguk. "Baru ku WA habis bel tadi."
"Pantas, sempat nunggu dia," gumam Arman.
Arman menjalankan mobilnya keluar dari area parkir sekolah. Jalanan siang ini tidak terlalu padat, matahari sudah mulai turun sedikit.
"Kita mau mampir dulu nggak?" tanya Arman sambil menoleh sedikit.
"Mau mampir ke mana?" Dede langsung menimpali.
"Ngopi - ngop