Efek dari insiden di KWANGYA Store ternyata tidak berhenti sebagai rasa tidak nyaman sesaat bagi Jung Sungchan.
Ia tidak menguap.
Tidak mereda.
Perasaan itu justru membusuk perlahan di dalam dadanya, seperti luka yang dibiarkan tertutup tanpa dibersihkan—tidak terlihat, tapi bernanah.
MBC Gayo Daejejeon menjadi saksi paling jelas.
Pria itu benar-benar menguji kesabaran semua orang. Di depan kamera, ia tetaplah Sungchan yang profesional—tersenyum lebar, menari dengan presisi, dan memancarkan pesona visual yang mematikan. Namun, begitu lampu panggung padam dan ia melangkah ke backstage, topeng itu luruh seketika.
Ia berubah menjadi sosok yang dingin dan sangat rewel.
"Apa stylist-nya tidak bisa memasang pin ini dengan benar? Ini menusuk kulitku!" omelnya pada staf yang sudah bekerja k