Sebuah ruangan serba putih menyambut pandangan Rafif yang baru saja membuka mata. Lelaki itu tampak memegangi kepalanya yang masih terasa berdenyut, lalu menoleh ke arah sekeliling ruangan.
Namun, sayang sekali lelaki itu tidak mendapati siapa pun membuat Rafif menyandarkan tubuh sembari meraih air mineral di dalam gelas yang berada di atas nakas. Lelaki itu meneguknya beberapa saat hingga tandas.
Kemudian, Rafif melihat ponselnya yang ternyata di samping gelas kosong. Membuat lelaki itu langsung meraihnya, tetapi sebelum hal tersebut terjadi pintu ruangan terbuka memperlihatkan seorang wanita yang mengejutkan Rafif.
“Kak Regi!?” seru Rafif melebarkan mata tidak percaya, lalu menatap ke arah Zyrach yang berada di belakang Regina sembari mengkode dengan tatapan penuh arti.
Seorang wanit