Sebuah bangunan besar dengan penjagaan cukup ketat itu membuat Hafa menganga tidak percaya. Gadis maskulin berkuncir kuda dengan kemeja flannel tanpa dikancing itu tampak memperhatikan keadaan sekeliling, lalu menunduk bersembunyi saat beberapa pengawal berlalu-lalang menjaga keamanan sekitar.
Di sampingnya terdapat seorang lelaki yang berdiri dengan pandangan mengarah pada wajah seorang gadis maskulin selama ini tanpa diduga terlihat cantik. Entah ia merasa bod*h atau tidak menyadari pesona yang dipancarkan oleh Hafa.
Namun, saat Lizian asyik memperhatikan wajah Hafa yang begitu menarik, tiba-tiba gadis itu menoleh membuat Lizian langsung mengalihkan pandangan ke arah lain. Membuat Hafa memincingkan matanya tidak percaya.
“Lo merhatiin gue, ya?” tebak Hafa tepat sasaran.
“Enggak!” ela