“Petugas Rafif, aku tidak menyangka sama sekali akan bertemu di sini.”
Memang tidak ada yang menyangka petugas mana pun tentang keberadaan Rafif selama ini mengikuti Theo. Namun, masih belum ada tanggapan apa mengenai kedatangan lelaki itu ke sana, meskipun hanya satu patah kata saja.
Rafif terdiam menatap personil polisi yang terlihat tidak suka kepada dirinya. Namun, lain halnya dengan rekan di samping lelaki itu yang tampak tersenyum lebar menatap Rafif penuh binar kekaguman.
“Cepatlah! Jangan bertele-tele seakan kamu sedang mengulur waktu,” balas Rafif malas,
Sontak perkataan tersebut sukses membuat semua orang yang memperhatikan interogasi tersebut menyadari perubahan raut wajah dari Rafif seakan tidak nyaman. Membuat dua personil polisi di hadapannya lelaki itu langsung berdeham