Pagi itu Atlas bangun dengan sebuah pemandangan yang sangat indah ketika ia membuka matanya. Nara yang tak mengenakan sehelai benang pun di tubuhnya tertidur pulas dalam dekapannya.
Yang ingin Atlas lakukan saat ini hanya lah menghentikan waktu sehingga ia bisa merasakan lebih lama lagi mendekap Nara dalam pelukannya.
Ia bersumpah tidak akan pernah membiarkan seorang wanita pun menyentuh tubuhnya kecuali wanita yang saat ini tertidur pulas di sampingnya.
Atlas memperhatikan setiap inci dari diri Nara dan kembali mengingat ingat lagi apa saja yang sudah mereka lakukan semalaman. Betapa indahnya malam itu mereka habis kan berdua di ruangan itu sampai mereka tertidur di atas sofa beludru yang lembut sambil berpelukan.
Tak lama setelah Atlas bangun, tiba tiba Nara mengerutkan dahinya d