Pangeran Yun Yi meringis kesakitan.
"Yun Yi, kau tak apa?" ucap Song Lianyu yang panik.
"Aku tidak apa-apa," jawab Putra Mahkota Yun Yi berusaha untuk tersenyum walaupun dia menahan sakit. Cakar mayat hidup bahkan tembus merobek hanfu tebal yang dipakainya.
Keadaan di ruangan tersebut kacau berantakan. Beberapa ranjang sampai terbelah, selimut, dan bantal juga tidak berada di tempatnya lagi.
"Kita harus hati-hati ketika menyerang, jangan sampai merusak tubuh mayat hidup. Tubuh yang dipakai oleh iblis air adalah tubuh warga," ujar Pangeran Yun Yi memberikan instruksi.
Teman-teman yang lain mengangguk. Guru yang ikut bersama mereka juga membantu murid-muridnya untuk mengendalikan mayat hidup.
Song Lianyu mundur ke belakang sampai terbentur dengan tembok. Di depannya mayat hidup me