"Bai Quan, jangan do'akan gitu, ini aku malah jatuh beneran," keluh Han Shiyi.
"Aku tidak bermaksud begitu," ujar Bai Quan. Maksud dia 'kan memberikan perhatian, kenapa malah Shiyi jadi salah paham? batin Bai Quan yang bingung.
Bai Quan membawa Han Shiyi ke salah pondok terdekat. Setelah itu dia mengikat dia tali kekang di tiang pondok.
"Apa ada yang sakit, biar aku lihat?" ujar Bai Quan dengan perhatian.
Han Shiyi membuka bagian bawah celananya dan tampak kakinya itu merah kebiruan. Saat Bai Quan menyentuh kaki Han Shiyi, gadis itu meringis kesakitan. "Sakit?" tanyanya.
"Iyalah sakit, kenapa ditanya lagi?" jawab Han Shiyi dengan nada sewot.
"Mangkanya hati-hati! Naik kuda itu pelan-pelan aja," nasihat Bai Quan. Laki-laki itu mengambil botol obat dari dalam lengan pakaiannya ya