Song Lianyu memandangi wajah Pangeran Yun Yi dari jarak dekat. Aroma parfum yang dipakai sang pangeran pun bisa tercium dengar jelas. Aroma hutan yang menenangkan.
"Lianyu, lain kali hati-hati. Tuh 'kan tangannya jadi merah," ujar Pangeran Yun Yi yang dengan lembut mengolesi obat salep ke punggung tangan Lianyu. Sesekali Lianyu meringis.
"Sakit ya?" Pangeran Yun Yi meniup punggung tangan Song Lianyu.
"Tidak lagi," jawab Song Lianyu.
Yuwen Yue yang melihat itu kelihatan kesal dan juga cemburu. "Sok perhatian," ujarnya.
Namun Pangeran Yun Yi seakan tidak peduli dengan orang lain.
Berbeda lagi dengan reaksi Han Shiyi dia justru tersenyum sambil makan kue osmanthus.
Karena kesal Yuwen Yue memilih pergi dari sana dengan menghentakkan kakinya kesal.
Yuwen Yue di dalam kamarnya di