Long Feiye mengumpulkan semua buah yang telah matang dan memasukkannya ke dalam kain bersih. Dia menghampiri Song Lianyu sambil meletakkan buntelan kain di dekat gadis itu.
"Ini sebagai persediaan jika lapar lagi, maka bisa mengganjal perut," ujar Long Feiye.
Tiba-tiba Song Lianyu terpikir suatu hal. "Seseorang bisa berbuat apa pun demi memenuhi dan menggapai apa yang diinginkannya. Sama seperti ketika sedang lapar, pasti akan langsung mencari makanan," sahutnya.
"Maksudnya bagaimana?" tanya Long Feiye dengan kening yang berkerut, laki-laki muda itu ikut duduk di samping gadis itu sambil memakan buah pepaya yang sudah dipotong.
"Iya, sama seperti orang yang ingin membeli rumah bagus, bagus akan bekerja keras untuk bekerja. Nah begitu juga dengan iblis cermin, kita harus tahun dulu