Taki terbangun dari tidurnya dini hari, saat ada yang mendesak ingin keluar. Dengan perasaan takut serta was-was karena hutan begitu rimbun ia memberanikan diri. Shatoru masih terlelah dalam tidur.
Ia menyingkap semak-semak, lalu berdiri di belakang semua pohon besar setelah melepaskan sampai setengah paha celananya.
Tak berapa lama ia selesai, lalu berjalan kembali menuju di mana Shatoru berada. Udara cukup tenang malam itu, cahaya rembulan juga menampakkan jalan bagi Hayato, meski begitu ia tetap saja takut.
Saat kembali menuju Taki, tiba-tiba matanya melihat beberapa sinar terang mirip mata kucing. Dengan refleks tangan Taki ingin melihat karena penasaran.
Seperti terkena sihir, Taki mengikuti kemana sinar terang itu pergi. Seperti terus memanggil dirinya untuk mengikuti.
Sinar itu