"Hos.. hos.. dadak ku sesak sekali! hati ku sungguh merasa sangat gelisah! kenapa seperti ini! fikiran ku sesalu di penuhi Lilia dan anak anak, sebaik nya aku memasti kan nya saja." fikiran sesak Raiyen bergegas menelephone Lilia namun hanphone Lilia hanya berdering.
Ia mencoba menelepon Lilia lagi sampai beberapa kali, namun tetap saja Lilia tak sama sekali mengangkat telephon nya. rasa gelisah dan sesak di hati nya semakin bertambah ia pun segera menelepon Telephone rumah.
"Gawat seperti nya ia merasa kan sesuatu jus yang ku sediakan untuk ia minum pun pecah bagaimana lagi cara untuk membuat menghilang kan ke sadaran nya?" fikiran Lion sembari menatap Raiyen yang sedari tadi merasa gelisah.
"Siall!.. kenapa sama sekali tidak ada yanf menjawab!" gumaman kesal Raiyen.
"Ada apa? apa ada