Jam 10:00 malam setelah Raiyen beserta Davit dan Andreh membantai seluruh anak buah Rara di Brazil. ada satu anak buah yang kabur dari tempat itu dan mencoba menghubungi Rara.
Srekkk! suara tebassan Raiyen ke tubuh trakhir anak buah Rara yang tersisa dalam gedung itu.
"Slrupp.. ahhh, darah! sudah lama sekali aku tak melaku kan ini!" ujar Raiyen yang mengisap darah yang muncrat ke wajah nya itu.
"Menjijikan! kau seperti Vampire!" ujar ketus Davit.
"Hehe.. aku memang Vampire, sini kau pria cantik aku ingin mengisap darah mu!" ujar Raiyen sengaja menggoda Davit.
"Berhenti dasar menjijikan! Andreh halangi dia!" ujar ketakutan Davit yang berdiri di belakang Andreh.
"Haha.. tenang lah tuan Davit, terkadang tuan Raiyen memang seperti itu, ia selalu menakut nakuti ku waktu dulu sehabis kita