Cekritt.. suara mobil Raiyen berhenti di depan kediaman RL Qin.
Saat itu Aku Lilia LuzQiana datang kembali di mana rumah yang tak sama sekali terfikirkan aku akan kembali kesana lagi, rumah dimana momen momen bahagia sekaligus sedih tercampur jadi satu di dalam rumah yang bernama RL Qin itu.
Dan tak disangka kini aku datang kembali, dan menginjak kan kaki ku di sana.
"Apa ini? kenapa kau menutup mata ku?" ucap Lilia tiba tiba Raiyen menutup kedua mata Lilia dengan tangan besar nya itu.
"Sebentar saja.. aku ingin kau melihat nya nanti, dan jangan lupa untuk terkejut." bisik kan gembira Raiyen sembari mengarah kan Lilia ke rumah dalam rumah nya itu.
"Ais.. maaf, aku tak pintar dalam berekting." saut kembali Lilia.
"Kau harus terkejut walau tak terkejut! kita sampai." ujar kekeh Raiyen.