Siang itu Ardian datang ke rumah Clarissa. Bukan untuk meminta maaf atau pun mengajak berdamai. Namun, Ardian justru ingin mengambil barang-barangnya yang masih ada di rumah itu.
Mobil Ardian pun berhenti tepat di depan rumah yang baru beberapa hari yang lalu menjadi tempat tinggalnya. Sebelum turun Ardian pun menatap rumah itu beberapa saat. Andai dia masih bisa meminta bantuan Gabriel. Tentu saja ia tak perlu repot-repot melakukan ini semua. Ia tinggal meminta Sang Dewa Penolong itu untuk mengembalikan takdirnya seperti sedia kala. Jadi, dia bisa menjalani hidupnya bersama Saskia dan kedua anaknya. Namun, apalah daya lelaki itu. Gabriel sudah marah dan tidak mau membantu Ardian seperti sedia kala. Jadi, mau tidak mau Ardian harus segera menyelesaikan masalahnya sendiri.
Huft. Ardian pu