Siang ini terasa sangat terik. Mentari seakan bersinar di atas ubun-ubun. Untung saja Ardian dan Rendra sudah kembali ke posko pengungsian. Jadi, kulit putih mereka sedikit terlindungi. Walaupun kedua laki-laki itu tak terlalu peduli. Bagi mereka yang paling penting adalah kesuksesan liputan yang mereka bawakan. Dan beberapa menit yang lalu mereka baru saja melaksanakan Live Report mengenai keadaan terakhir di Desa ini, tapi bukan berarti pekerjaan mereka sudah selesai ya. Sebab, mereka masih harus memantau keadaan di sana dan segera melaporkannya pada Producer. Sebagai bahan berita selanjutnya. Namun, mereka berdua memutuskan untuk melanjutkannya nanti. Sekarang mereka malah sedang sibuk mencari sinyal. Eh, bukan mereka ding. Sebab, hanya Ardian yang terlihat sangat cemas ponselnya kehila