“Kau sudah tidak waras ya?” Vita meninggikan nada suaranya kepada Kenzo yang duduk dengan santai di depannya.
“Sudahlah Vita, tidak ada gunanya kau kesal dan marah seperti itu kepadaku. Karena itu tidak dapat mengubah apapun,” ujar Kenzo. Ia mengenyampingkan buku bacaannya dan menopang dagunya, matanya melirik ke arah Vita yang mukanya sudah memerah itu.
“Kenzo.. Kau lupa? Mereka bukan anak yang biasa-biasa saja?” ucap Vita dengan membuat peace pada jarinya dan menggerakkanya.
“Aku tau itu,”
“Terus? Kenapa kau bertindak gegabah?”
“Itu bukan tindakan gegabah Vita, itu tindakan yang harus kulakukan.”
“Gila, kau sudah sangat tidak waras ternyata. Mereka bisa merusak rencana kita selama ini,” ungkap Vita
“Apa yang dapat mereka perbuat? Mereka hanya seorang siswa dan