Edward berhasil menyebut nama lengkap Rinka dengan lancar, dan cukup membuktikan dirinya sepenuhnya sadar sedang bersama gadis itu.
“Aku menginginkanmu, Rinka…” Edward tahu ia tidak seharusnya mengatakan itu ketika sudah memiliki istri, tapi dorongan hasrat seksualnya begitu kuat karena efek afrodisiak yang diminum sebelumnya.
Edward bisa mengontrolnya dari para wanita di kelab, tapi kenapa dia tidak bisa menahannya saat berada didekat Rinka?
“Mr.Dom… Anda yakin?” Mengingat posisi mereka sekarang, tak elak Rinka pun menginginkannya. Tapi ia ragu karena seratus persen pilihan ini tidak akan berakhir baik ke depannya.
Karena hubungan mereka masih belum jelas, bertentangan juga dengan prinsip Rinka yang akan menyerahkan keperawanannya hanya pada calon suaminya kelak.
“Aku yakin jika ka