Xi Feng melipat kertas coklat yang ada di tangannya dengan tergesa. Kemudian ia memasukkan benda itu di balik bajunya. Mengawasi sekitar dengan seksama, dirinya lekas pergi dari sana.
Dengan penuh kehati-hatian Xi Feng berjalan mengendap-endap. Wajahnya yang tertutupi cadar hitam tampak serius, sesekali ia menyembunyikan diri saat melihat para penjaga berlalu lalang.
Xi Feng mengambil napas dalam saat ia berhasil dengan selamat menuntaskan pekerjaannya. Ia menyembunyikan diri di balik pohon rindang taman belakang istana yang sangat sepi. Membuka penutup wajahnya dan bernapas penuh lega. Senyum cerah di sertai seringai terukir di bibirnya. Matanya berkilat semangat. Ia baru saja menemukan sebuah harta karun yang mungkin sangat penting bagi Ying Hua.
"Sekarang tinggal menuju tempat yang