Ying Hua membuka pintu ganda pemandian pribadi raja, di tangannya terdapat sebuah guji berukuran sedang berisi cairan aroma terapi. Ia melangkah pelan, menuju kolam berukuran 3×2 meter itu.
Ying Hua berjongkok di tepi kolam yang bertaburkan kelopak bunga mawar dan melati. Menuangkan isi guci tersebut. Tatapan matanya menatap air kolam yang terlihat tenang. Hingga suatu benda menarik perhatiannya. Sebuah benda menyerupai semacam bambu berlubang berukuran kecil. Ia mengernyitkan dahi, dan tak sampai larut berfikir. Dirinya di kejutkan oleh sesuatu yang tiba-tiba muncul dari dalam air kolam.
Ying Hua berdiri dan melemparkan guci yang di bawanya karena terkejut. Ia mundur tiga langkah kebelakang, dan menatap tajam sesuatu yang muncul menyerangnya. Bersamaan dengan guci yang di lemparnya jatu