“Jika hati sudah memilih. Maka tidak akan rela jika dia harus pergi. Karena sampai kapanpun, kau tetap akan mencarinya sehingga kau tahu jawaban kenapa dia pergi.”
♟﹏﹏SMW﹏﹏♟
Nader berlari menghampiri Livia yang masih berdiri terpaku berhadap-hadapan dengan Hiro.
Sebenarnya Hiro sedikit kecewa atas kedatangan Nader karena dia merasa kalau istri boss-nya itu akan mengatakan sesuatu. Tetapi hadirnya Nader pastinya takkan membuatnya mengatakan apa yang ada di dalam hatinya itu.
Setelah dekat. Nader langsung saja memeluk Livia dengan sangat erat. “Honey, apa kau tak kenapa-napa? Apa ada yang luka? Mereka melakukan apa saja kepadamu? Apa kedua b******n itu memukulmu …?”
Livia luluh kepada Nader dan langsung saja membalas pelukan Nader. Air mata yang dari tadi ditahannya jatuh juga di pel