"Mama" balas Alsean.
"Hm" angguk Pamela mengerti.
"Kayanya harus cepet"
"Why?"
"Entah, mama cuma bilang cepet"
"Ah ok"
"Yaudah ayo" ajak Alsean mendapat anggukan dari Pamela.
Keduanya mempercepat langkahnya, hingga tak lama mereka sudah sampai di rumah.
"Lo istirahat juga sarapan dulu gih, nanti lanjut latihan basket" ucap Alsean.
"Ok" balas Pamela berlalu pergi menuju kamarnya.
Alsean mencari keberadaan Alea, ia mengetuk pintu kamar Alea.
"Masuk saja" ucap Alea yang mengetahui itu adalah Alsean.
"Ada apa ma" tanya Alsean mendekat pada Alea yang menghadap pada jendela luar.
"Tangan mama luka?" tanya Alsean panik dan langsung meraih tangan Alea yang jarinya di balut oleh kain.
"Tidak apa-apa, hanya tergores sedikit"
"Apa sudah di obati?"
"Sudah"
"Lain kali hati-hati" uca