Hari hari berjalan seperti biasanya, tak terasa pernikahan Mona dan Dimas sudah berjalan selama satu bulan.
"Kenapa akhir-akhir ini kepalaku selalu pusing" pikir Mona yang baru saja bangun dari tidurnya.
"Kamu sudah bangun?" tanya Dimas yang sudah siap memakai jas kantornya.
"Jam berapa ini? kenapa kamu tidak membangunkanku" ucap Mona mengambil ponsel miliknya.
"Aku tidak tega jika harus membangun kan mu" balas Dimas.
"Tapikan kamu nanti bisa terlambat, aku belum masak apapun" ucap Mona.
"Tidak apa-apa, aku akan makan di kantor" balas Dimas.
"Hmm, aku akan menyiapkannya sebentar" ucap Mona beranjak dari kasurnya.
"Tidak perlu, kau istirahat saja" potong Dimas namun tidak didengar oleh Mona.
Mona berjalan keluar kamar dengan terburu buru, ia berjalan menuju dapur dan menyiapkan se