Mereka segera bergegas meninggalkan kantin. Iyan sempat bertanya pada Lala, namun Lala tak menjawabnya karena buru-buru. Lala hanya memberikan kode untuk menelponnya nanti.
Nessie mengendarai mobilnya bersama Lala, sedangkan Dara ia diboncengi Mika dengan motornya agar bisa lebih cepat sampai.
Selang beberapa menit Dara langsung berlari menuju meja resepsionis. Ia mencari ruangan dimana Mirza berada.
Dengan langkah cepatnya Dara menghampiri ruangan itu, ia tak bisa masuk karena dokter yang sedang memeriksanya.
Dara sangat ketakutan banyak sekali peralatan medis yang menempel pada tubuh Mirza membuat Dara tak kuasa menahan tangisnya.
Ketiga sahabatnya memeluk Dara mencoba membuat dirinya tenang.
"Tenanglah, tidak akan terjadi apa-apa dengan om Mirza" pekik Lala diiringi anggukan oleh