Langit menatap tak yakin pada Dara, namun setelah Amira mengangguk akhirnya Langit membiarkan Dara mengantar Amira.
Setelah Langit meninggalkan mereka, Dara mengajak Amira untuk pergi. Dara berbincang dengan semangat di setiap langkahnya, ia menceritakan apa saja yang ia ingat. Sesekali ia menunjuk ke arah yang ia ceritakan, entah itu tempat atau beberapa tumbuhan.
Sesekali Amira tertawa dengan penjelasan yang Dara berikan. Amira menikmati perjalanannya bersama Dara menuju Gerbang.
Hanya saja sayang sekali sekarang mereka sudah berada di luar gerbang menunggu mobil yang di bawa sopir.
"Wahh senang sekali bisa berbincang denganmu, pokoknya kamu harus main ke rumah Bunda." Jelas Amira.
"Baik Bunda, akan secepatnya Dara mengunjungi Bunda" timpal Dara diakhiri tawa oleh mereka.
Sebelum m