Acha menghitung dari angka satu sampai sepuluh, sesuai dengan apa yang dikatakan Alsean.
"Sepuluh" ucapnya lalu melanjutkan langkahnya.
"Tunggu, kenapa aku malah menuruti apa yang diminta Alsean" sambung Acha yang baru menyadari nya.
"Ah apa yang telah kulakukan" pikir Acha memukul pelan kepalanya.
Sesampai di dalam kelas, Acha sudah melihat Alsean dengan kedua temannya yang tak lain adalah Bekri dan Zidan.
Layaknya rutinitas pagi, mereka akan berkumpul dan mengobrol sebelum bell pertanda pelajaran di mulai berbunyi.
"Gays gays, semuanya diharapkan duduk di bangku masing-masing" ucap Yuli tiba-tiba.
"Ada apa Yul" tanya Bekri penasaran.
"Sebentar lagi kita akan mengadakan festival sekolah" jawab Yuli.
"Festival? oh program acara tahunan kita yah" timpal Bekri.
"Yap betul, setiap a