Alsean mendengar apa yang dikatakan oleh Pamela. Tangannya mengepal menyentuh pintu kamar Pamela.
Rasanya ia ingin masuk dan mengatakan bahwa, dirinya juga memiliki perasaan yang sama.
Alsean menggerakkan tangannya, ia hendak memegang kenop pintu. Namun pikirannya selalu menyadarkan bahwa Pamela adalah adiknya, dan keluarga nya. Apalagi sekarang Pamela sudah di jodohkan dengan Raffa.
"Maaf" lirih Alsean sangat pelan.
Alsean kembali ke dalam kamarnya, ia terus meyakinkan bahwa rasa yang da di dalam hatinya adalah rasa sayang antara kakak dan adik yang ingin saling melindungi.
...
Esok harinya, Pamela membuka mata. Entah kenapa hari ini ia merasa sangat malas. Pamela masih ingin tidur dan enggan beranjak dari tempat tidurnya.
"Pamela ini sudah siang" ucap Alea.
"Iya ma" balas Pamela.