"Iya sayang,"ucap Reyhan menangkap katak itu dan Rara sepertinya masih kegelian karna kataknya loncat ke kaus kakinya tadi.
"Ganti kaus kaki deh,geli ketempelan katak tadi,"ucap Rara,ia pun mengganti kaus kakinya.
"Sayang kamu dimana ,"ucap Reyhan berteriak yang mencari Rara.
"Di kamar kak,"teriak Rara.
"Pasti dia mau kesini,"ucap Rara.
Tap..tap...
Suara kaki itu semakin mendekat ke arah kamar dan tentu saja membuat detak jantung Rara berdetak dua kali lipat dari biasanya.
"Jika aku terus bersamanya,bisa-bisa aku gila,"etah kenapa Rara mengatakan hal itu.
"Apa aku terlalu tampan untuk dirimu yang imut dan mempuyai spek bidadari,"ucap Reyhan yang mendengarnya.
"Issh gaco deh udah deh sana balapan,"ucap Rara mendorong tubuh Reyhan yang dua kali lebih besar darinya yah bayangkan saja Rara berumur 15 dan Reyhan 20 thun.
"Nggak mau,maunya di manja sama istri,"ucap Reyhan.
"Gak usah ngehayal deh,udah tua jangan manja,"ketus Rara saat Reyhan bersikap seolah-olah ia adalah anak kecil.
"Enggak loh,aku masih muda tau,"ucap Reyhan.
"Au ah pokoknya Rara pengen kaka balapan aja sepuasnya mau sampai pagi lagi juga gak papa yang penting jantung Rara gak berdetak lebih cepat dari sebiasanya,"ucap Rara membuat Reyhan tersenyum.
"Syutt deh dari pada terus nyuruh aku buat balapan mending tidur aja yuk,"ucap Reyhan.
"Gak mau nanti kaka peluk-peluk aku lagi,"ucap Rara.
"Ehh,ya iya lah masa Kaka meluk janda depan rumah kita itu,ya kamu lah kamu kan istri kaka jadi kaka berhak peluk kamu sepuasnya mau sampai m*ti juga gak papa,"ucap Reyhan.
"Iya juga yah,kok baru kepikiran kalau gitu ayok dong peluk-pelukan lagi,"ucap Rara.
"Nah gitu dong baru istri aku,"ucap Reyhan.
Tampak seekor nyamuk yang menempel di pipi cubyy Rara.
Plakk!
"Aduh kak jangan di pukul issh,"ucap Rena yang kesakitan.
"Maaf sayang abisnya nyamuknya seenaknya nyentuh pipi kamu,"ucap Reyhan.
"Ya jangan di pukul juga akunya kali,"ucap Rara.
"Emm,iya maaf deh,kalau gitu aku boleh gak manggil kamu Ara,"ucap Reyhan.
"Emm boleh deh,"ucap Rara.
[Panggilan Rara kita ubah menjadi Ara yh]
"Dan besok kamu gak boleh ke porpes,aku udah bilang tadi sama abi kamu lagi gak enak badan,"ucap Reyhan.
"Loh kok gitu sih,padahal Ara sehat-sehat aja kok,gak sakit sedikitpun,berarti kaka berbohong dong sama abi,"ucap Ara.
"Dan yah kak omongan itu doa,"ucap Ara.
"Iya kaka juga tau kali,cuma kaka pengen kamu itu diem di rumah jangan keluar,aku kasian liat kamu kerja tiap hari tanpa libur,"ucap Reyhan.
"Terus besok aku mau di kemanain kalau di rumah terus,"ucap Ara.
"Aku bawa ke kantor,"ucap Reyhan.
"Ishh,gak deh kak,"ucap Ara.
"Pliss cuma besok aja kok satu hari aja,kamu ikut aku ke kantor yah,"ucap Reyhan.
"Hmm oke deh iya,"ucap Ara.
"Yess,nah gitu dong nurut,"ucap Reyhan.
#Bersambung...