Pada akhir pekan kedua, Maggie memanggil Flak dan mengatakan pemeriksa internal meminta ia kembali ke fasilitas arsip Senin pagi. Mereka akan meninjau draf yang mungkin ditemukan dari unit penerima. Belum pasti apakah draf itu ada. Flak langsung memeriksa jadwalnya dan menghubungi Kay.
“Aku mungkin berangkat Senin pagi dan kembali sore. Pemeriksaan bergantung pada apakah dokumen ditemukan. Aku akan mengabari begitu jadwal pasti.”
Kay sedang bersiap mengirim revisi proposal. Ia berkata jadwalnya sendiri penuh, tetapi ia tidak perlu Flak menunda perjalanan. “Kirim kabar kalau kamu berangkat dan saat kembali. Jangan kirim setiap detail.”
“Baik.”
Maggie mengonfirmasi perjalanan melalui saluran resmi. Flak mengirimkan waktu keberangkatan dan perkiraan kembali kepada Kay, lalu menambahkan bahwa jadwal bisa berubah. Ia tidak meminta Kay menjanjikan akan menunggu.
Pada Senin pagi, arsip memberi tahu pemeriksa bahwa sebuah draf ditemukan dalam kotak pemindahan. Kertasnya rapuh dan perlu dipindai sebelum dibuka penuh. Flak dan Maggie menunggu di ruang terpisah sementara petugas konservasi menangani dokumen. Mereka tidak melihat isi sebelum proses selesai.
Draf itu akhirnya dapat dibaca. Salah satu paragraf menyebut misi pengamatan, sementara versi ringkas mengubahnya menjadi latihan lapangan. Catatan margin menyatakan “sesuaikan bahasa untuk pembaca senior”. Tidak ada nama atau tanda tangan. Dokumen itu membuktikan bahwa bahasa berubah, tetapi belum menjelaskan siapa meminta atau apa maksudnya.
Maggie tidak menyembunyikan keterkejutannya. Ia meminta pemeriksa memastikan kertas itu berasal dari rangkaian arsip yang sama dan bukan salinan yang dibuat kemudian. Petugas memeriksa nomor kotak, cap tanggal, dan urutan lembar. Hasil awal konsisten, namun pemeriksaan forensik dokumen masih diperlukan.
Naya menerima foto resmi draf setelah diizinkan. Ia membandingkannya dengan versi pusat dan mencatat bagian yang berubah. Tidak ada kalimat tentang Tom, Pasha, atau pelaku. Draf itu menguatkan bahwa deskripsi misi berubah, bukan siapa yang bertanggung jawab atas serangan terhadap tim.
Grant membaca salinan dan bertanya apakah mereka dapat menyebutnya bukti penutupan yang disengaja. Maggie menjawab belum. Frasa margin dapat berarti penyuntingan biasa, tetapi hasilnya mengubah arti. Pemeriksaan perlu menentukan siapa memberi arahan dan apakah perubahan itu disetujui.
Flak mengirim kabar kepada Kay bahwa ia akan terlambat. Ia menjelaskan bahwa dokumen ditemukan dan pemeriksaan diperpanjang. Kay membalas ia sudah berada di kampus dan tidak menunggu. Ia meminta Flak menghubungi setelah selesai.
Pemeriksa meminta Flak meninjau dokumen dan menyatakan apakah ia pernah melihatnya. Ia tidak mengenali kertas itu, tetapi paragraf awal cocok dengan apa yang ia ingat. Ia tidak menyebut bahwa itu membuktikan memorinya benar; hanya bahwa ia tidak pernah membaca salinan tersebut sebelumnya.
Maggie menyerahkan dokumen kepada tim pemeriksa dan meminta agar ia tidak dibagikan ke briefing sebelum autentikasi lengkap. Ia mengirimkan pembaruan kepada Grant dan Kelly dengan ringkasan yang sama. Kelly berkata dokumen itu bisa relevan pada pemeriksaan masa lalu, tetapi tidak otomatis menjadi bukti dalam perkara Chow.
Saat kembali ke Washington, Flak menelepon Kay sesuai janji. Kay bercerita revisinya telah dikirim. Ia bertanya apakah Flak ingin membicarakan dokumen baru. Flak berkata ia bisa menjelaskan garis besarnya, tetapi tidak menyimpulkan apa yang belum diketahui.
“Cukup,” kata Kay. “Aku tidak perlu menjadi tempat kamu menguji teori.”
“Aku tahu.”
Mereka sepakat bertemu pada akhir pekan dan menjalani jadwal masing-masing sampai saat itu. Flak menyadari ia telah memberi kabar sebelum, selama, dan setelah perjalanan tanpa membuat Kay bertanggung jawab atas pekerjaannya. Baginya, ini bukan perubahan dramatis. Ini keputusan kecil yang bisa ia ulangi.
Pemeriksa menyusun ringkasan awal untuk rapat Senin. Mereka menuliskan tiga temuan: draf berbeda dari versi pusat, permintaan “salinan bersih” berasal dari kotak bersama, dan identitas pemohon belum diketahui. Tidak ada kesimpulan tentang pemalsuan atau motif. Maggie meminta kata “perubahan substantif” dipakai untuk menggambarkan peralihan misi pengamatan menjadi latihan. Pemeriksa menyetujui karena perbedaan itu mengubah makna.
Flak menerima salinan, menandai bahwa ia tidak pernah melihat draf sebelumnya, lalu menyimpannya. Ia tidak menghubungi mantan personel meski ingin bertanya apakah mereka ingat. Kay mengirim kabar bahwa ia telah menyelesaikan tabel biaya dan akan menghadiri konferensi jika pendanaan disetujui. Flak membalas bahwa ia mendukung keputusannya. Ia memberi tahu Maggie tanggal konferensi karena mungkin bertepatan dengan rapat rutin. Maggie berkata jadwal kantor bisa disesuaikan jika tidak ada kebutuhan mendesak.
Kay memberi tahu bahwa pendanaan konferensi belum pasti, tetapi ia tetap akan mendaftar dan menerima keputusan apa pun. Flak tidak berkata ia bisa menutup kekurangan dana. Ia bertanya apakah ia ingin ditemani saat memilih tiket setelah keputusan turun. Kay menjawab ia akan mengurusnya sendiri, lalu mengundangnya makan malam sebelum konferensi.
Flak memasukkan tiket perjalanan arsip ke laporan pengeluaran dan mengonfirmasi tidak ada pertemuan di luar agenda. Ia mengirim catatan itu sebelum diminta. Maggie membalas bahwa laporan diterima. Ia lalu menutup map kerja untuk malam tersebut.
Maggie memeriksa ulang kalender dan memastikan tidak ada rapat yang tumpang tindih dengan perjalanan yang mungkin dilakukan Flak. Ia meminta Flak mengabari jika ada perubahan, bukan menunggu sampai kembali. Flak mengonfirmasi. Mereka sepakat setiap perjalanan dinas dicatat melalui kantor, sementara komunikasi dengan Kay tetap menjadi urusan pribadi.
Kay memberi tahu Flak bahwa konsultasi mereka dijadwalkan ulang. Flak mengonfirmasi ia masih bisa hadir dan memblokir waktunya sendiri.
Ia mengirimkan waktu keberangkatan dan kepulangan Kay kepada Kay sendiri, lalu memastikan ia tidak mengirim rincian ke kantor. Mereka mengatur makan malam setelah jadwal konferensi jelas.
Flak berjanji memberi Kay kabar sebelum perjalanannya, bukan setelah tiba. Kay menerima pesan itu dan mengingatkannya bahwa konferensi tetap berlangsung dengan jadwalnya sendiri.
Flak mengirim Kay kabar bahwa jadwalnya berubah setengah jam. Ia tetap akan mengabari saat selesai.
Kay menerima pembaruan waktu dari Flak.
Ia menutup pesan kerja.
Ia membalas Kay.
Kay membalas dengan ucapan selamat malam.
Flak mematikan layar ponsel.