Rhea sampai kembali di blok rumahnya tepat setelah satu jam berjalan. Layaknya sebuah game, rintangan paling besar kini ada di depan mata Rhea. Iya, rumah tetangganya yang memelihara anjing itu. Meski sudah lama hidup di perantauan, rasa takut itu tak juga hilang. Sekumpulan anjing peliharaan itu tetap sukses membuat Rhea maju mundur.
Guk! Guk! Guk! Benar saja, Rhea digonggongi begitu lewat. Anjing-anjing itu bahkan menempel sekali pada gerbang, seolah mau merobohkannya dan berlari ke arah Rhea. Membayangkannya saja sudah berhasil buat Rhea merasa ngeri. Rhea otomatis berlari terbirit-b***t.
Rhea berhasil sampai ke dalam rumahnya dengan selamat walaupun harus tampak seperti orang bodoh karena ketakutan pada anjing yang bahkan tak bisa melakukan apa-apa pada Rhea.
Rhea menetralkan nap