Baru saja Maria sampai ke rumahnya, dia sudah di kagetkan dengan kedatangan Fiko yang sedang menunggunya didepan pintu. Maria bingung antara meneruskan langkahnya atau berbalik kembali. Dia memang tidak berniat untuk menghindari Fiko, namun bila harus bertemu dalam waktu dekat jelas dia tidak siap.
Maria ingin berbalik, tapi urung saat Fiko keburu menyadarinya. Dengan mempersiapkan hati terlebih dahulu, Maria meneruskan langkahnya.
Fiko yang melihat Maria berjalan mendekatinya sontak tersenyum sumringah. Dia sudah menunggu Maria selama 3 jam. Karena kemarin malam dia tidak bisa menemui Maria, maka dia memutuskan untuk kembali menemuinya hari ini.
"Maria." Fiko memanggil nama Maria dengan luapan penuh rindu. Seperti mimpi, kini dia dapat melihat lagi wanita yang sangat dikasihinya itu.