Percakapan seru antara Martin dengan Salini harus terjeda karena dua petugas berwajib yang datang bersama Reza langsung menyeret pria itu. Semula, Mikaela dan Salini tampak tak terima atas keputusan itu, namun mendengar alur hukum di negeri ini membuat keduanya lantas bungkam dan melepaskan Martin untuk dibawa pergi.
“Oh, s**t! s**t! Gue harus mencari pengacara untuk Martin,” keluh Mikaela. Perempuan itu tampak frustasi duduk di bangku tunggu. Rambutnya yang biasa ditata rapi kini sedikit berantakan karena terus dijambak dengan tangannya sendiri.
Mikaela sama seperti kebanyakan anak konglomerat pada umumnya. Mereka tak terbiasa berhadapan langsung dengan masalah.
Jadi, begitu dihadapkan dengan satu kekacauan, mereka cenderung akan kehilangan arah. Terlebih masalah tersebut melibatkan b