===== BAB 77: Nadya Pindah =====
Dimas dinyatakan bersalah pada inti dakwaan dan memiliki hak banding, sementara Nadya menutup kotak terakhir untuk pindah.
Dimas dinyatakan bersalah pada inti dakwaan dan memiliki hak banding, sementara Nadya menutup kotak terakhir untuk pindah.
Empat minggu sebelum kontrak berakhir, truk kecil datang tanpa logo perusahaan. Nadya membayar jasa pindah dari rekeningnya dan mengatur jadwal bersama koperasi keamanan.
Reza telah membawa barangnya. Ia kembali untuk menyerahkan inventaris rumah, bukan mengawasi. Mereka memeriksa meter, kunci, serta benda trust dengan petugas netral.
Satu kotak berisi dokumen awal pernikahan. Salinan hukum masuk pengacara; catatan pribadi dipisah. Nadya membuang draf pidato acara perusahaan dan menyimpan daftar batas yang pernah mereka tulis.
Reza menemukan foto pertama mereka di depan pers. Nadya memilih tidak mengambilnya. Reza menyimpan foto dalam kotak tertutup, bukan memajang di apartemen baru selama masa jeda.
Lina serta Ayu menunggu di tempat baru. Mereka tidak mengatur furnitur sebelum Nadya datang. Ia menentukan letak meja dekat jendela timur dan menaruh cangkir di rak paling mudah dijangkau.
Kunci utama hanya dipegang Nadya. Kunci darurat Ayu tetap tersegel. Petugas keamanan tidak memiliki akses permanen; pembukaan darurat menghasilkan notifikasi.
Malam pertama, bunyi lift membuat Nadya terbangun. Ia memeriksa kamera koridor, lalu mematikan layar dan mengikuti rencana konselor. Tidak ada ancaman. Tubuhnya masih belajar bahwa berjaga bukan pekerjaan tanpa akhir.
Ia ingin menelepon Reza, tetapi masa tanpa ketergantungan belum resmi dimulai. Ia memilih mengirim pesan kepada Ayu sesuai jaringan dukungan yang dibangun. Ayu menjawab satu kali dan tidak datang tanpa diminta.
Reza juga sulit tidur. Ia menulis pesan menanyakan keadaan Nadya, lalu menyimpannya sebagai draf. Aturan mereka hanya meminta kabar saat tiba, yang sudah diberikan.
Pagi berikutnya, Nadya berjalan ke Titik Jaga. Jaraknya dua belas menit. Ia membeli sarapan dari pedagang yang tak mengenalnya sebagai istri CEO dan merasa lega pada anonimitas biasa.
Rekan kerja tidak mengadakan pesta kebebasan. Ayu memberi tanaman kecil dan daftar rapat. Status perkawinan Nadya tidak dijadikan budaya kantor.
Reza menjalani evaluasi di Ruang Pulih. Farah melihat ia kehilangan konsentrasi dan memindahkan tenggat tanpa mengambil tugas seluruhnya. Dukungan kerja diberikan karena kapasitas, bukan nama keluarga.
Mereka bertemu dua hari kemudian di kantor pengacara untuk penandatanganan inventaris. Nadya datang sendiri. Reza bertanya bolehkah menanyakan apartemen; Nadya menjawab baik dan tidak memberi alamat.
Escrow keamanan dikonfirmasi aktif. Reza tidak dapat menghentikan pembayaran jika Nadya menolak hubungan setelah pembubaran. Klausul tersebut menjadi bukti kebebasan material, bukan janji personal.
Rani mendengar Nadya pindah dan mengirim hadiah rumah melalui pengacara. Nadya menolak barang mahal, menerima kartu tanpa balasan, dan meminta tidak ada paket berikut sebelum diundang.
Lina bermalam sekali karena Nadya meminta. Hari berikutnya ia pulang ke toko. Ia tidak menjadikan apartemen baru pos pengawasan ibu.
Pada akhir minggu, Nadya mengundang Ayu makan lalu meminta waktu sendiri. Ia membaca, menata pakaian, dan membiarkan satu dinding kosong tanpa foto perkara.
Reza mengirim konfirmasi bahwa seluruh kunci rumah lama telah diserahkan trust. Nadya membalas diterima. Tak ada kalimat rindu ditambahkan sebagai umpan.
Mereka masih menjalani terapi pasangan sampai pembubaran, tetapi datang terpisah. Nadya mengatakan pindah membuatnya sedih dan lebih mampu memilih. Reza mengatakan kedua perasaan itu menyakitkan serta perlu.
Apartemen diperiksa aksesibilitas, alarm, dan kebocoran data oleh tim yang dipilih Nadya. Laporan menunjukkan interkom masih mengirim riwayat ke vendor lama. Pengelola mengganti konfigurasi sebelum ia menetap.
Nadya menandatangani sewa atas namanya sendiri. Formulir awal meminta nama suami sebagai penjamin, lalu pengelola menerima bukti penghasilan serta escrow tanpa Reza. Kesalahan prosedur diperbaiki bagi penyewa lain.
Barang pindahan diperiksa tanpa membuka buku atau pakaian. Petugas memakai sensor, bukan membongkar kehidupan pribadi. Nadya menerima log dan dapat meminta penghapusan setelah masa risiko.
Reza menemukan satu dokumen Nadya di kotaknya. Ia tidak mengantar sendiri, melainkan mengirim melalui pengacara karena alamat baru belum dibagikan. Nadya mengonfirmasi penerimaan.
Lina membawa makanan terlalu banyak dan hampir menata dapur. Nadya menghentikannya sambil tertawa. Ibunya meminta izin sebelum memindahkan piring berikutnya.
Ayu menguji kunci darurat dengan skenario telepon. Sistem memerlukan persetujuan dua langkah dan notifikasi. Setelah uji, amplop disegel baru agar penggunaannya dapat diketahui.
Nadya mengubah alamat pada bank, pekerjaan, dan dokter. Reza dihapus dari kontak utama tetapi tetap pada satu formulir hukum sampai pembubaran. Perubahan administratif membuat kebebasan terasa konkret.
Ia menemukan foto Seno dalam kotak dan memilih menaruhnya di laci, bukan dinding. Apartemen baru tidak perlu menjadi museum perjuangan lama.
Reza menata apartemen sendiri dengan bantuan teman Ruang Pulih. Ia membeli meja bekas dan menolak mengambil furnitur trust. Farah mengingatkan hidup sederhana tidak perlu dipamerkan.
Pada akhir bulan, audit keamanan menunjukkan tak ada akses tanpa izin. Nadya menurunkan satu lapisan penjagaan dan mempertahankan alarm, keputusan berdasarkan risiko, bukan keberanian simbolis.
Reza menerima laporan agregat bahwa Nadya aman hanya karena klausul kontrak mensyaratkannya. Setelah pembubaran, laporan itu berhenti otomatis.
Alamat barunya tidak tercantum dalam dokumen perusahaan.
Nadya pindah empat minggu sebelum akhir kontrak, meninggalkan Reza tanpa kunci cadangan dan dirinya dengan pintu yang dapat ia buka sendiri.