===== BAB 67: Dimas Didakwa =====
Tribunal membersihkan Nadya dan mengoreksi Seno, lalu menyerahkan perkara Dimas kepada pengadilan yang memiliki kuasa menjatuhkan hukuman.
Tribunal membersihkan Nadya dan mengoreksi Seno, lalu menyerahkan perkara Dimas kepada pengadilan yang memiliki kuasa menjatuhkan hukuman.
Jaksa mengajukan dakwaan konspirasi pengadaan, pemalsuan laporan, penyuapan, penghalangan, serta keterlibatan dalam rencana gangguan YX-408. Tuduhan pembunuhan langsung tidak diajukan karena unsur niat dan sebabnya tidak memenuhi standar.
Keluarga yang menginginkan tuduhan lebih berat kecewa. Arman menjelaskan dakwaan bukan ukuran nilai nyawa. Memilih unsur yang dapat dibuktikan memberi peluang putusan yang bertahan.
Dimas hadir dari tahanan rumah dengan pengacara. Ia mengaku tidak bersalah dan menyebut Bagas pemeras, Surya penulis wasiat manipulatif, serta Vera anak yang mencari pengurangan hukuman.
Hakim mengingatkan juri kelak harus menilai setiap saksi berkepentingan bersama bukti lain. Reputasi buruk Bagas atau Vera tidak otomatis membuat semua keterangan palsu maupun benar.
Perangkat Dimas memuat perintah pengadaan dan pesan dermaga. Ahli pembela menemukan satu folder disalin setelah penyitaan, berasal dari proses forensik. Log menjaga perbedaan antara salinan kerja dan data asli.
Satu pesan asli berbunyi lanjutkan meski kapten menolak. Dimas mengatakan itu merujuk rapat anggaran. Pesan sebelum serta sesudah menyebut lot pengunci dan jadwal YX-217. Konteks akan diuji di persidangan.
Bagas memberikan kesaksian awal sesuai kesepakatan. Ia mengakui Dimas memerintah pemalsuan dan dirinya memilih metode. Pembela membeberkan pemerasan, kebohongan, dan keuntungan yang ia harapkan dari kerja sama.
Bagas tidak menyangkal. Ia mengatakan menyimpan salinan untuk menguasai Dimas. Pengakuan terhadap motif buruk membuat jaksa bergantung pada transfer, surel, serta saksi lain, bukan kata Bagas semata.
Vera menyerahkan rekaman asli. Ia mengakui membuatnya untuk memeras ayahnya. Ahli suara, kamera lobi, dan kalender mendukung pertemuan. Dimas mengklaim suara sintetis; pembela mendapat akses penuh untuk menguji.
Surya tidak dapat diperiksa silang. Suratnya hanya diterima pada bagian yang memiliki autentikasi serta dukungan lain, dan hakim memberi instruksi mengenai keterbatasan ucapan orang meninggal.
Rani dipanggil oleh kedua pihak. Ia mengakui kebisuan, pembayaran, dan konflik dengan Dimas. Dakwaan penghalangannya membuat kredibilitas perlu hati-hati. Buku kecil serta rekening menjadi dukungan mandiri.
Nadya tidak menjadi saksi karakter. Ia hanya menjelaskan dampak laporan palsu terhadap analisis keselamatan jika dipanggil nanti. Hubungan dengan Reza dan Seno akan dibuka kepada pembela.
Pengadilan mempertahankan Dimas dalam tahanan rumah dengan pemantauan lebih ketat. Upaya menghubungi mantan staf melalui pesan keluarga melanggar syarat; aksesnya dibatasi tanpa memutus pengacara atau dokter.
Pemegang saham Dimas meminta dana perusahaan membayar pembelaan. Trust menolak karena kebijakan hanya menanggung tindakan beritikad baik. Dimas menggugat keputusan dan memakai aset pribadi sementara.
Pekerja di dermaga diberi perlindungan terhadap pemecatan. Dua orang memilih tidak bersaksi karena hak diam, satu memberikan log, dan satu meninggalkan pekerjaan. Tidak ada kampanye perusahaan untuk menekan pilihan.
Media menyebut perkara pertarungan dua kapten. Salma mengingatkan sebelas korban, pekerja, serta penumpang bukan latar duel laki-laki. Arsip menerbitkan garis waktu berpusat pada tindakan dan akibat.
Persidangan dijadwalkan enam bulan agar pembela dapat membaca jutaan berkas. Keluarga memprotes penundaan, tetapi hakim menilai waktu perlu untuk persidangan adil. Laporan status bulanan wajib diberikan.
Dimas meminta penundaan lebih panjang karena kesehatan. Dokter independen menyatakan ia mampu dengan jadwal lebih pendek per hari. Hakim menyesuaikan tanpa membatalkan perkara.
Reza menerima panggilan saksi. Ia tidak bertemu pamannya. Semua komunikasi berlangsung melalui pengacara dan tercatat, mengakhiri kebiasaan keluarga menyelesaikan ancaman dalam ruang makan.
Pengadilan menunjuk penerjemah bagi dua saksi asing dan menyediakan transkrip lebih awal. Kesalahan istilah pengadaan dapat mengubah makna; ahli kedua memeriksa tanpa mengetahui posisi pihak.
Satu pejabat yang disebut Bagas menolak hadir sukarela. Jaksa memakai jalur bantuan hukum, bukan mengancam keluarga. Keterangan akhirnya diberikan dari yurisdiksi lain dengan pembela Dimas ikut bertanya.
Perangkat Dimas memuat data kesehatan staf yang tak terkait. Tim penyaring menghapus dari paket jaksa serta pembela umum, menyisakan hanya materi dengan dasar relevansi.
Vera meminta tidak melihat ayahnya saat kesaksian. Pengadilan mengatur video dua arah yang tetap memungkinkan pembela memeriksa. Dimas dapat berkonsultasi privat dengan pengacara.
Rani mengoreksi satu tanggal pertemuan dan menyerahkan kalender. Kamera menunjukkan tanggal baru benar. Jaksa memperbarui dakwaan rinci, meski perubahan mengurangi jumlah hari konspirasi.
Pekerja dermaga memperoleh penasihat serikat. Mereka menjelaskan instruksi mana yang biasa dan mana yang menyimpang. Konteks kerja mencegah juri menganggap setiap akses malam sebagai kejahatan.
Reza mempersiapkan kesaksian tanpa bertemu Vera, Rani, atau Bagas. Pengacara menolak latihan yang menyarankan jawaban, hanya meninjau dokumen serta hak mengatakan tidak ingat.
Arsip publik menunda pameran tentang Dimas sampai putusan. Materi faktual tetap dapat diteliti, tetapi label terdakwa tidak diganti pelaku bersalah lebih awal.
Hakim melarang jaksa memakai foto korban hanya untuk efek emosional. Foto dapat masuk bila menjelaskan identitas atau dampak dengan izin keluarga. Martabat bukan alat visual penuntutan.
Pembela juga dilarang menyebut penerima restitusi termotivasi uang tanpa dasar. Mereka boleh menguji jumlah, kesepakatan, dan bias melalui bukti.
Jadwal enam bulan memuat hari istirahat bagi saksi rentan. Penundaan terukur mengurangi risiko kesaksian terganggu kesehatan, sambil laporan bulanan menjaga perkara bergerak.
Dakwaan belum menjadi akhir.
Dimas didakwa sebagai Kapten Pertama, tetapi asas praduga tak bersalah tetap berdiri sampai bukti selesai diuji.