===== BAB 44: Pengakuan Arya Reza =====
Putri korban tetap menolak membuka suara ibunya, dan penolakan itu justru membuat aturan arsip menjadi nyata.
Putri korban tetap menolak membuka suara ibunya, dan penolakan itu justru membuat aturan arsip menjadi nyata.
Reza meminta waktu siaran publik bukan untuk menanggapi Kirana, melainkan mengakui identitas yang selama ini dipakai perusahaan. Panel mengizinkan pernyataan di gedung regulator dengan pertanyaan dari korban, pekerja, dan pers.
Ia memperkenalkan diri sebagai Arya Reza Dirgantara, penyintas kursi 2A dan mantan CEO yang memperoleh manfaat dari sejarah palsu. Ia menjelaskan perubahan nama tanpa membacakan rincian medis.
Reza mengakui masuk server YX-217 tanpa izin, membawa faktur kepada Seno, dan kemudian hidup sebagai pewaris sementara sebelas keluarga menerima laporan palsu. Hilangnya ingatan tidak menghapus manfaat yang diterimanya.
Ia juga mengakui sebagai CEO terlalu mengandalkan jalur rahasia. Ketika menemukan tanda sabotase baru, ia memilih kontrak nikah dan penyelidikan tertutup karena tidak percaya sistem. Pilihan itu menjaga beberapa bukti, tetapi menempatkan Nadya dalam hubungan dengan ketimpangan kuasa.
Nadya tidak berdiri di belakangnya. Ia menonton dari ruang penasihat dan tidak membaca pidato sebelumnya. Pengakuan Reza harus menjadi tanggung jawabnya, bukan penampilan pasangan yang memberi pengampunan.
Salma bertanya mengapa ia baru bicara setelah tiga segel mencabut kursinya. Reza menjawab ia tak dapat membuktikan akan melakukan hal sama bila masih berkuasa. Waktu pengakuannya memang mengurangi nilainya dan harus dicatat.
Joko bertanya tentang bonus selama menjadi CEO. Reza menyerahkan daftar kompensasi, aset trust, dan keuntungan investasi kepada administrator. Ia mempertahankan dana hidup yang ditetapkan pengadilan, bukan menentukan sendiri angka penebusan.
Mira menanyakan privasi. Reza meminta halaman medis yang bocor dihapus, tetapi tidak meminta identitas A.D. disembunyikan dari laporan. Fakta keberadaannya relevan; dosis, terapi, dan diagnosis yang tak terkait tetap privat.
Seorang keluarga korban bertanya apakah ia menganggap Seno pahlawan. Reza mengatakan Seno memberinya masker dan jalur keluar menurut bukti, sekaligus menyetujui keberangkatan berisiko. Ia berutang hidup tanpa berhak mengubah manusia menjadi patung.
Wartawan menanyakan apakah Nadya benar mencintainya. Reza menolak menjawab atas nama Nadya dan mengatakan kontrak mereka bukan bukti perkara. Pertanyaan dialihkan kembali ke aset serta keputusan CEO.
Ahli waris pemegang saham menuduh pengakuan dirancang mempertahankan simpati. Reza setuju publik tidak perlu menilai ketulusannya. Dokumen, transfer aset, dan kesaksiannya dapat diuji terlepas dari citra.
Ia menandatangani pelepasan klaim atas koper, arsip, serta hak penamaan fasilitas. Pelepasan tidak mencakup hak membela diri dalam perkara pidana atau perdata. Kresna memastikan tanggung jawab tidak berubah menjadi penghilangan proses.
Rani mengirim pesan ingin menyatakan dukungan. Reza meminta pesan tidak dibacakan. Pengakuannya bukan tahap baru rekonsiliasi Dirgantara dan tidak membutuhkan persetujuan neneknya.
Vera menonton dari rumah aman dan menambahkan pernyataan bahwa perubahan nama Reza diketahui sebagian keluarga. Ia mengaku pernah memakai ketidaktahuan Reza untuk mengejek gangguan memorinya. Catatan itu masuk perkara intimidasi.
Dimas menyebut Reza korban yang dikendalikan Nadya. Dalam jawaban, Reza tidak membela perkawinan. Ia menunjukkan pengacara terpisah, audit komunikasi, serta keputusan yang dibuat sendiri. Nadya tidak memperoleh saham atau kuasa dari pengakuannya.
Setelah dua jam, Reza menutup dengan nama sebelas korban berdasarkan urutan keluarga yang telah menyetujui publikasi. Dua nama yang tidak diberi izin tidak diucapkan. Ia menyebut mereka sebagai dua orang yang hak privasinya tetap berlaku.
Di luar aula, ia mengalami serangan panik dan masuk ruang tenang bersama Laras. Kamera tidak diizinkan mengikuti. Pernyataan publik berakhir ketika kebutuhan medis dimulai.
Nadya datang setelah Reza mengirim pesan. Ia bertanya apakah boleh duduk. Reza mengangguk. Mereka tidak mengevaluasi pidato; Nadya hanya mengingatkan jadwal makan serta obat yang telah disepakati dokter.
Malamnya, panel menerima dokumen pelepasan dan indeks persetujuan keluarga. Pembaca segel keempat memberi tanda siap. Pengakuan Reza tidak menjadi kunci mekanis, tetapi menghapus klaim pewaris yang dapat menghalangi kustodi.
Sebelum siaran, penasihat independen memeriksa apakah pengakuan dapat memengaruhi juri. Bagian perkara aktif diubah menjadi fakta yang sudah publik atau pernyataan pribadi. Reza tidak menyebut Bagas bersalah sebelum putusan.
Seorang pekerja bertanya mengapa ia mempertahankan nama Dirgantara. Reza menjawab nama adalah sejarah hukum dan hubungan, bukan klaim kendali. Ia memakai nama lengkap agar Arya tidak lagi dihapus.
Pengurus trust meminta Reza menjelaskan kendaraan, staf, dan tunjangan lama. Ia mengakui beberapa pengeluaran dianggap biasa saat CEO namun tak dapat dibenarkan sebagai kebutuhan. Nilainya masuk audit manfaat.
Reza juga menyebut perbaikan yang dilakukan masa kepemimpinannya. Ia menolak menjadikannya saldo moral. Keputusan yang baik tetap dicatat dalam audit operasi dan tak menebus penolakan kontrol token.
Setelah siaran, asosiasi penyintas menghubunginya. Mereka menawarkan kelompok dukungan tanpa media. Reza hadir sebagai anggota baru, bukan pembicara, dan tidak membawa keamanan ke dalam ruangan.
Nadya menerima pertanyaan mengapa tidak berdiri bersama. Ia menjawab kehadiran pasangan akan mengubah pengakuan menjadi adegan pengampunan. Reza bertanggung jawab tanpa tubuhnya sebagai latar.
Administrator mengonfirmasi dokumen pelepasan tidak memberi trust hak atas pendapatan Reza mendatang. Tanggung jawab aset konflik dibatasi bukti, menjaga pemulihan dari hukuman tanpa ujung.
Pada malam berikutnya, Reza meminta Nadya membaca transkrip hanya jika ia mau. Nadya membaca bagian konflik dan memberi satu koreksi fakta, bukan nilai ketulusan.
Arya Reza mengakui nama, manfaat, dan batasnya; kini mikrofilm dapat dibuka tanpa kembali menjadi warisan seorang pewaris.