"Tidak ada, tidak ada yang ingin aku lakukan terhadap kalian berdua. yang ada kalianlah sendiri yang menginginkan semua ini, kalian ingin mencoba berurusan dengan orang sepertiku, maka mau tidak mau kalian harus menanggung semuanya." Jawab Akmal sambil menatap wajah Shakila dengan mengulum senyum, seperti ada sesuatu yang aneh terjadi dalam dirinya, kadang dia sangat marah Kadang dia sangat bahagia.
"Aku mengakui semua kesalahanku yang sudah memanfaatkanmu untuk mencapai kebahagiaan. tapi apakah hatimu sekeras itu, sampai tidak mau memaafkan kami berdua?" tanya Shakila mencoba bernegosiasi.
"Sebenarnya aku ingin memaafkanmu sejak dari dulu ketika pertama aku mengetahui kamu dan Rinto berada dalam satu rumah, dengan pakaian yang sangat seksi dan menggemaskan. awalnya waktu itu aku sangat