Lelakiku yang tampan
Yang jauh di sana,
Kurasakan seperti lepas jantungku,
Diriku kurus memikirkanmu
Hari terasa hampa tanpa dirimu
[]
♥♥♥♥♥
Achi berlari menuju lorong gedung fakultas ekonomi untuk bertemu dengan Henry. Satu malam tak bersama Arham membuatnya teramat gelisah.
Ia baru saja menghantarkan laporan penelitiannya yang sudah direkap bersama bab selanjutnya dari skripsi yang dikerjakannya kepada sang dosen pembimbing. Dan terburu-buru ketika Henry menghubunginya untuk berbicara mengenai Arham.
“Dimana akh? Dimana Arham?” tanyanya langsung begitu dilihatnya wajah sahabat suaminya itu.
“Afwan ukhti, tadi subuh sehabis kami shalat, dia buru-buru pergi. Ana bolak-balik nanya tapi nggak dijawab, ukhti.”
“Antum nggak coba buat ngelarang dia pergi, akh?”
“Ana sudah coba ukh