Kau yang telah memilihku
Dan aku mengikhlaskan diri untuk kau pilih
Maka genggamlah tanganku
Jangan kau lepas lagi
[]
♥♥♥♥♥
Siang itu seperti biasa, Arham kumpul bersama teman-teman sesama aktifis dakwahnya sambil menunggu Achi selesai kuliah. Membahas mengenai rencana penyambutan anggota baru dalam lembaga dakwah mereka. Kegiatan motivasi apa lagi yang akan mereka langsungkan, mengingat yang kegiatan kali ini harus lebih sukses dari pada tahun kemaren yang hasilnya sudah luar biasa. Rapat divisi humas hari itu berjalan lancar seperti biasa sampai kabar itu datang,
“Afwan akh, ana angkat telpon sebentar,” pamit Arham pada teman-temannya.
Airin, ada apa? “Assalamu’alaikum, ha...”
Belum sempat Arham menyelesaikan kalimatnya, sudah terdengar teriakan histeris Airin dari seberang.
“A