===== BAB 67: Dakwaan terhadap Fajar =====
Tribunal membersihkan Nara dan membebaskan Dion dari kesalahan utama tanpa menjadikannya tanpa salah.
Seminggu kemudian, jaksa membacakan dakwaan lengkap terhadap Fajar: sabotase dan pembahayaan UX-408, persekongkolan menutup UX-217, pemalsuan laporan, penghalangan keadilan, pengawasan ilegal, serta pencucian dana melalui Merapi.
Dakwaan terkait kematian UX-217 dirumuskan sebagai tindakan sadar menciptakan risiko dan penutupan, bukan pembunuhan berencana. Bukti tidak menunjukkan Fajar menginginkan sebelas orang mati; ia memilih jadwal dan keuntungan sambil mengetahui bahaya.
Keluarga diberi penjelasan mengapa istilah hukum terdengar lebih sempit dari penderitaan. Ratih tidak puas, tetapi memahami dakwaan yang berlebihan dapat runtuh dan menyeret bukti lain.
Fajar mengaku tidak bersalah. Ia menyatakan Bram memalsukan perintah dan Mahendra mengendalikan semua keputusan. Pembela meminta pembebasan dari tahanan karena server serta saksi sudah diamankan.
Jaksa menunjukkan Fajar mencoba mengirim pesan berkode melalui surat hukum yang seharusnya membahas perkara. Pemeriksaan dilakukan oleh petugas khusus tanpa membaca strategi pembelaan lebih luas. Pesan meminta seorang kerabat memindahkan saham ke luar negeri.
Hakim mempertahankan penahanan dan memberi larangan komunikasi bisnis, sambil memastikan akses kepada pengacara. Putusan ditinjau tiap bulan.
Maya bersaksi pada dewan juri bahwa Fajar mengusulkan memilih Dion sebagai pihak yang disalahkan. Pembela menunjukkan Maya sendiri menyetujui laporan. Maya tidak membantah. Kesaksiannya dipakai bersama audio server, bukan berdiri sendiri.
Bram memberi rekaman asli dan menerangkan kode. Pengacaranya mengungkap kesepakatan masih dirundingkan. Juri kelak diberi tahu ia berharap keringanan, sehingga kredibilitasnya dapat ditimbang.
Keira mengidentifikasi rekening Merapi yang dibuka atas perintah ayahnya. Ia juga mengakui memperoleh keuntungan direktur. Jaksa memasukkan pernyataan itu dalam perkara terpisah agar kerja samanya tidak berubah menjadi kekebalan keluarga.
Nara bersaksi singkat tentang dampak kanal dan pemalsuan UX-408. Ia tidak duduk di ruang publik setelahnya karena dapat dipanggil kembali. Kresna mengingatkan larangan mengikuti kesaksian saksi lain.
Rafi menyerahkan surat Mahendra. Pembela menyebutnya ahli waris yang ingin mengalihkan kesalahan. Rafi menjawab surat juga mengakui ayahnya menutup laporan. Ia tidak meminta juri mempercayai bagian yang menyenangkan saja.
Pengadilan menunjuk penasihat khusus untuk meninjau materi yang dilindungi hubungan pengacara-klien. Dua dokumen dikeluarkan dari bukti karena berisi strategi hukum sah. Jaksa menerima tanpa mencoba memakai isinya melalui jalur lain.
Pembela menuntut akses ke algoritma simulasi. Regulator menyerahkan kode dan data dengan perjanjian keamanan. Ahli pembela menemukan dokumentasi kurang lengkap, tetapi hasil komputasi dapat direplikasi.
Ratih bertemu keluarga sebelum dakwaan diumumkan. Fasilitator menjelaskan kemungkinan sebagian tuduhan gugur menjelang sidang. Mereka menyiapkan dukungan agar perubahan hukum tidak terasa seperti kebohongan baru.
Fajar mencoba menjual properti melalui kuasa lama. Notaris menolak setelah melihat pembekuan dan melapor. Hakim menambahkan pengawas keuangan, tetapi tidak membekukan rekening biaya pembelaan yang sumbernya sah.
Rafi menerima panggilan dari kerabat yang memintanya menjadi saksi karakter untuk Fajar. Ia menolak karena tidak dapat menilai masa hidup yang tidak ia saksikan dan sudah menjadi saksi fakta bagi jaksa.
Jadwal persidangan ditetapkan empat bulan kemudian agar kedua pihak dapat memeriksa jutaan log. Hakim menolak permintaan jaksa memulai lebih cepat demi tekanan publik. Penundaan dievaluasi tiap bulan dan bukti keselamatan tetap dapat dipakai regulator.
Pengacara keluarga mendapat dana ahli independen tanpa harus mengikuti strategi jaksa. Mereka memilih fokus pada santunan, arsip, dan perlindungan privasi. Perkara pidana tidak menjadi satu-satunya jalan kebutuhan korban.
Bram resmi menandatangani kesepakatan pada hari dakwaan Fajar, tetapi hakim menyegel rincian tertentu sampai saksi aman. Bagian tentang dakwaan dan rekomendasi hukuman tetap dibacakan terbuka.
Dewan juri mengembalikan surat dakwaan pada seluruh tuduhan utama. Itu bukan putusan bersalah, hanya temuan bahwa bukti cukup untuk persidangan.
Media menulis Fajar resmi pelaku. Jaksa mengoreksi bahwa ia terdakwa dan asas praduga tak bersalah tetap berlaku. Ratih mendukung koreksi meski yakin bukti berat; keluarga mereka tahu bahaya ketika kesimpulan dibuat sebelum pemeriksaan.
Surya mencabut gelar kehormatan Fajar dari ruang rapat setelah prosedur dewan. Pelat nama disimpan dalam arsip sejarah bersama alasan pencabutan. Tidak ada cat yang menutupi bekasnya.
Fajar melihat berita dari tahanan dan mengirim pernyataan bahwa Bintang akan runtuh tanpa Dirgantara. Harga saham turun sesaat lalu stabil setelah laporan operasi independen terbit.
Rafi tidak menjawab. Ia sedang mengikuti wawancara kerja pada lembaga restitusi lain dan mengungkap status saksi. Lembaga menawarinya posisi sementara tanpa akses kasus Bintang.
Pembela meminta daftar calon juri dirahasiakan dari semua pihak kecuali pengacara karena ancaman daring. Hakim menyetujui identitas terbatas dan melarang tim investigasi pihak mana pun menghubungi mereka.
Satu calon juri ternyata pernah kehilangan investasi saat saham Bintang jatuh. Ia dikeluarkan setelah mengaku sulit netral. Calon lain adalah kerabat jauh pekerja UX-217 dan juga dikeluarkan. Seleksi dicatat tanpa mempermalukan mereka.
Jaksa menolak memakai satu pesan Fajar yang diperoleh tanpa cakupan surat perintah jelas. Bukti lain cukup, dan memaksakan pesan berisiko merusak proses. Ratih mendukung keputusan meski isi pesan memberatkan.
Fajar diberi komputer terbatas untuk meninjau bukti bersama pengacara. Aksesnya tak terhubung sistem Bintang. Hak pembelaan dipenuhi tanpa mengembalikan jalur kendali.
Tidak ada logo, staf, atau pemegang saham yang dapat menjawab tuduhan untuk dirinya.
Untuk pertama kali, Fajar menghadapi pengadilan tanpa kursi perusahaan di belakangnya.