Sheila menghapus air matanya, ia merapihkan kembali rambutnya yang kusut akibat melepas pelukan Leonart dengan kasar sewaktu di proyek tadi.
Rian membiarkan Sheila untuk menenangkan dirinya, ia membelokkan mobilnya di taman, dan menyuruh Sheila untuk turun. Pengunjung di taman itu terlihat sepi, karna hari ini dalah hari biasa bukan hari libur.
Sheila tidak menolak saat Rian mengajaknya di taman itu, bunga-bunga indah tertata dengan rapih, suasana hati Sheila berangsur-angsur menjadi tenang.
Rian meninggalkan Sheila, ketika ia melihat ada penjual es krim di ujung taman itu untuk menjajakan dagangannya pada pengunjung.
Rian menghampiri pedagang es krim dan memesan dua porsi, satu untuk Sheila dan satu lagi untuk dirinya.
"Pak, aku pesan es krim dua porsi ya!" ucap Rian.
"Mas, mau pesa