===== BAB 27: Brankas Bima =====
Brankas arsip privat nomor 1708 itu disewa Bima enam tahun lalu dan masih dibayar otomatis.
Waran terbit dua hari kemudian dengan syarat ketat: pengelola arsip membuka ruang, regulator memegang isi, satu ahli dari pihak Guntur boleh menyaksikan tanpa menyentuh, dan wakil keluarga korban memilih auditor. Alena hadir sebagai penemu indeks, bukan pemilik cincin atau istri CEO yang diskors.
Pengelola mematikan kamera umum demi privasi penitip lain, lalu memasang kamera bukti yang hanya mengarah ke brankas arsip privat nomor 1708. Petugas membaca nomor segel kunci cadangan. Tidak ada goresan baru pada lubang kunci, dan log elektronik menyatakan pintu terakhir dibuka enam tahun lalu oleh Bima.
Sebelum pintu dibuka, semua saksi memperlihatkan saku kosong dan menaruh ponsel di loker terpisah. Udara ruang brankas diuji agar kelembapan saat pembukaan ikut tercatat bila kondisi kertas kelak diperdebatkan.
Di dalamnya terdapat kotak logam, dua map kedap air, serta media penyimpanan tanpa label. Tidak ada buku tebal seperti yang dibayangkan Alena. Setiap benda dikeluarkan bergiliran, diletakkan di alas putih, dan difoto bersama skala.
Map pertama berisi sembilan faktur komponen. Harga unit baru dibayar kepada perusahaan perantara, tetapi nomor seri pada lampiran berasal dari aktuator yang pernah dinyatakan rusak. Nama Mitra Core belum dipakai saat itu; vendornya bernama Mitra Konstruksi Sistem, dengan direksi yang sama pada dua dokumen pendirian.
Map kedua berisi catatan Julian dan satu halaman sobek dari buku Reno. Alena mengenali tulisan ayahnya sebelum ahli membenarkan. Pada bagian atas, Reno menulis bahwa laporan suku cadang ditahan satu giliran karena 'anak B membawa sumber asli' dan jalur regulator di kantor sudah bocor. Di bawahnya ada pengakuan bahwa ia memasukkan penumpang 2A tanpa manifest serta mengubah beban secara manual.
Tepi sobekan cocok dengan serat buku yang ditemukan dalam tas Reno di Hangar Tujuh. Ahli tidak menyatukan keduanya secara fisik; model digital memperlihatkan dua belas pola robek berpasangan. Tinta dibuat pada malam sebelum VX-217, bukan enam tahun lalu ketika brankas 1708 pertama kali diisi.
Catatan Julian di map yang sama memuat tekanan darah Raka, dosis sedatif, dan kalimat berulang pasien: 'buku ada pada Reno'. Dua halaman terakhir dicabut. Bekas tekanannya hanya memperlihatkan bentuk lingkar dan angka enam belas.
Wakil keluarga korban meminta Alena membaca pengakuan Reno keras-keras. Ia melakukannya tanpa mengganti kata 'ditahan' menjadi 'diamankan' atau 'tanpa manifest' menjadi 'dilindungi'. Suaranya sempat pecah, tetapi ia menyelesaikan setiap baris.
'Kalau Kapten Reno melapor tepat waktu, adik saya mungkin hidup,' kata wakil itu.
Alena tidak menawarkan kemungkinan regulator saat itu sudah dibeli. 'Itu pertanyaan yang harus dijawab rekonstruksi. Saya tidak akan menghapusnya dari laporan.'
Raka berdiri jauh dari meja dan tidak menyela. Seusai sesi, ia meminta wakil korban memilih ahli prosedur tambahan dengan biaya perwalian tetapi kontrak langsung kepada regulator. Uang keluarga boleh membayar pemeriksaan; keluarga tidak boleh memilih hasil.
Alena membaca halaman itu dua kali. Ayahnya bukan sekadar korban yang mengikuti semua aturan. Ia memilih menunda laporan dan menyembunyikan seorang penumpang.
'Ia melindungiku,' kata Raka dari sisi lain meja.
'Dan melanggar prosedur keselamatan.'
'Ya.'
Raka tidak menambahkan alasan. Ketiadaan pembelaan membuat Alena dapat marah kepada Reno tanpa harus sekaligus melawan suaminya.
Wakil korban bertanya apakah satu giliran berarti VX-217 seharusnya tidak berangkat. Ahli regulator menjelaskan halaman belum cukup untuk menjawab. Mereka perlu waktu laporan, jadwal pemasangan, data aktuator, dan siapa yang berwenang menghentikan unit.
Alena meminta pertanyaan itu masuk daftar utama. Membersihkan nama Reno tidak boleh berarti mengecilkan keputusan yang mungkin menyelamatkan sebelas orang bila dibuat lebih cepat.
Media penyimpanan memakai enkripsi lama dan hanya menampilkan satu berkas teks saat dicitra. Isinya bukan dokumen, melainkan hash panjang dan alamat node arsip yang sudah tidak tercantum dalam jaringan Vantara. Sari tidak mencoba terhubung dari fasilitas arsip. Ia menyimpan citra hanya-baca untuk laboratorium dan membuat tiga salinan seperti pada pita.
Di dasar kotak, mereka menemukan kuitansi Bima kepada Julian, satu foto Raka muda memakai cincin keluarga, dan surat tanpa penerima. Bima menulis bahwa ia mengambil Raka dari klinik karena Guntur akan membunuh anak itu demi buku pembelian. Lalu ia mengakui memilih memalsukan seluruh malam ketimbang membuka skema dan menjatuhkan perusahaan.
'Ia menyebut ancaman, tetapi tidak melampirkan bukti,' kata Maya. 'Surat ini pengakuan cover-up, bukan bukti bahwa Guntur memberi perintah bunuh.'
Ahli dari pihak Guntur mencatat kalimat tersebut dengan cepat. Alena justru bersyukur Maya mengatakannya lebih dahulu. Batas yang sama harus berlaku saat sebuah surat menguntungkan mereka.
Sesudah brankas kosong, petugas pengelola memotretnya, menyegel kunci, dan menutup log. Semua pihak menandatangani tanpa keberatan. Alena baru mengizinkan dirinya merasakan berat halaman Reno saat mereka kembali ke laboratorium.
Dewi membaca salinan melalui sambungan aman. Ia menangis ketika melihat kata-kata suaminya, lalu meminta laporan keterlambatan tidak disembunyikan dari keluarga korban.
'Kalau namanya dibersihkan dengan kebohongan lain, itu bukan nama Reno,' katanya.
Alena mengangguk. Ia mencatat keputusan ibunya dan mengirim halaman kepada ahli tinta, serat, serta tulisan tangan.
Sari memasukkan nomor seri dari faktur ke basis vendor historis. Salah satu aktuator VX-217 memiliki tanda tambahan R-4, kode internal untuk komponen rekondisi. Vendor modern Mitra Core memakai pola kode sama pada sertifikat pengujian tiga bulan lalu.
Mereka belum tahu apakah komponen lama masih beredar atau hanya sistem penamaan yang diwariskan. Namun nomor lot lengkap—termasuk kesalahan satu digit yang dikoreksi tangan pada faktur—muncul dalam katalog aktif Mitra Core.
Nomor lot aktuator VX-217 cocok dengan vendor Mitra Core masa kini.