Maryam tidak mampu menahan tangisnya saat dia melihat peti mati Alexa yang sedang di giring menuju makan yang akan menimbunnya sebagai tempat peristirahatan terakhir. Meskipun selama Alexa hidup Maryam hanya akrab tepat setelah anak dari perempuan itu meninggal, hanya saja pernah tinggal dalam satu atap yang sama, menyaksikan setersiksa apa Alexa melewati kehidupannya meskupun tidak dia ceritakan, Maryam merasa sedih saat mengantrakan jasad dia untuk yang terakhir kalinya.
“Ya Allah, aku tahu dia tidak pergi dalam jalan mu, tapi bisakah engkau mengampuni segala dosanya, jangan sisakan sedikitpun dosa walau sekecil biji sawipun padanya Ya Allah” batin Maryam, saat peti berisi Alexa sudah di sampai pada lubang tempat dimana peti akan di kubur.
Saat itu tid