Maryam menatap bayi kecil yang saat itu baru saja terlahir dengan mata yang terlihat berkaca – kaca, saat itu tidak tahu kenapa tapi hati Maryam terasa menghangat saat mendengar tangis pertamanya, terlebih saat dia melihat dengan mata kepalanya sendiri sekeras apa perjuangan Alexa agar bisa membawa anaknya terlahir ke dunia. Karena, saat Maryam melahirkan Bilqis dia tidak merasakan apa yang Alexa rasakan. Namun, melihat Alexa membuat Maryam tiba - tiba teringat pada sosok ibunya.
“Selamat ya, sekarang Kakak akan menjadi seorang ibu, aku senang anak Kakak bisa terlahir sehat baik – baik saja” ujar Maryam, sambil membelai kepala bayi Alexa yang saat itu sedang mendapat asi pertama dari ibunya.
Menemani Alexa melahirkan, itulah yang Maryam lakukan, perempu