Solihin mengalih tahapannya kepada Bambang, "Nggak ada uang kecil, Mbang?" tanyanya seraya menyimpul senyum dengan dahi yang berkedut.
"Nggak ada, Hin," jawab Bambang menggelengkan kepalanya. "Aku nggak punya uang kecil," katanya sembari melirik ke arah seorang wanita cantik yang sedang duduk di sofa tunggu dan wanita cantik itupun menyadari tatapan matanya.
Wanita cantik dengan rambut ikal gantung yang dicat warna abu-abu bergradasi hitam itu menekuk bibirnya, memalingkan wajahnya dari tatapan mata Bambang, namun Bambang tidak memperdulikannya.
Anton mengangkat alis sebelah kanan kepada Solihin sembari melengkungkan garis bibir yang menyungging dengan sedikit seringai.
Solihin sedikit mengangguk, juga tersenyum dengan seringai kecil. Ia mengerti maksud Anton.
"Gimana kalau bayar bill