Bambang masih berdiri menghadap ke panggung orkes. Kedua matanya terpaku menatap seorang wanita cantik—biduan yang sedang mendendangkan lagu sambil menari dengan diiringi alunan musik bernuansa dangdut. Dan, ia tidak menyadari bahwa tubuhnya bergerak naik dan turun mengikuti irama kendang yang ditabuh penggunanya di atas panggung tersebut.
Pak Rondo, Anton, dan Solihin saling tatap dengan tatapan heran saat melihat tingkah Bambang itu.
"Nton, gue mau ngambil makanan dulu." Solihin menepuk pundak kanan Anton lalu menatap ke arah Pak Rondo yang masih menatap heran ke arah Bambang.
"Gue ikut, Hin," sahut Anton segera, membuat Solihin langsung menatapnya dan mengangguk kemudian kembali menatap ke arah Pak Rondo.
"Saya sama Anton mau ngambil makanan dulu ya, Bos," ucap Solihin dengan tersen