Pov dalari
"Kenapa harus malu, kita kan sahabat. dan kalau sahabat itu harus Satu Rasa, sama sampai pahit, sama-sama juga manis" jawabku membalas perkataan Nawir.
"Bukan begitu, tapi aku tetap malu, kalau harus merepotkan kalian" ucapnya sambil menundukkan kepala.
"Udah jangan malu-malu, kayak sama siapa aja" ujar Heru sambil terkekeh
"Akhhhhg, kurang ajar kamu ru, Ini momennya kan harus sedih, harus didramatisir sedikit lah" Ketus Nasrul sambil tersenyum.
"Iyalah, ngapain harus sedih-sedih, kita masih anak-anak. Jadi jangan terlalu memikirkan hal yang seperti itu, yang penting sekarang Gimana Kita semua bisa merasakan bahagia" ucap Heru dengan bijak.
"Tapi kalau dipikir-pikir memang benar juga sih, ayo kita nikmati masa puberitas kita, dan mempersiapkan diri supaya kedepannya