----
Pagi pertama mereka di Manchester dimulai dengan suasana yang jauh berbeda dari malam sebelumnya. Jika kemarin wajah - wajah itu tampak lelah dan berat, pagi ini semuanya terlihat lebih segar. Tidur mereka cukup panjang, bahkan sebagian sudah terbangun sejak subuh waktu Manchester.
Jam biologis memang masih berusaha menyesuaikan diri, tetapi kali ini justru menguntungkan. Ketika mata mereka terbuka pukul lima pagi di Manchester, di Indonesia saat itu sudah menjelang siang. Tubuh merasa seolah - olah telah melewati sarapan dan menunggu makan siang.
Tidak heran jika perut mereka terasa lapar lebih cepat.
Satu per satu mereka turun ke restoran hotel tempat mereka menginap. Restoran itu sudah ramai oleh tamu - tamu lain, tetapi suasananya tetap tenang dan elegan. Dan mereka adalah rom