"Nggak apa - apa. Pendarahannya karena trauma aja."
"Itu mukanya merah."
"Iya, nanti mungkin lebam. Kena bolanya keras ya?"
"Orang lagi smash, kenceng," jawab Arsya terlihat agak kesal.
"Ya namanya juga musibah ya, Pak," kata Tante Indah ke Pak Sianturi.
"Iya Bu. Edo juga nggak sengaja."
"Nggak apa - apa, Pak. Terima kasih sudah nganterin. Dede kayaknya perlu istirahat sebentar, abis ini Dede langsung pulang aja."
"Jadi Dede nggak balik ke sekolah, Tante?" tanya Tanti.
"Nggak usah. Tante suruh sopir jemput ke sini aja."
"Tapi tasnya masih di sekolah."
"Biar aku yang nganterin Dede pulang," potong Arsya. "Bang Zaki suruh nganterin Pak Sianturi sama Tanti ke sekolah. Tasnya Dede bisa dititip."
"Terus mas Arsya nggak sekolah?" tanya Tante Indah.
"Aman, Tante. Tinggal satu pelajara