"Ternyata bisa juga kamu dititipin skin care. Nggak salah beli,' kata dede sambil mengangkat kotak Skin Care yang dititipnya.
"Kayak mana mau salah? Waktu kamu beli di sana dulu kan aku yang temani."
"O iya juga, ya."
"Aku tinggal datang ke tempat yang sama terus tunjukin WA kamu."
"Pinter," puji Dede sambil tersenyum manis.
Tangannya lalu bergerak ke arah dust bag besar yang mencolok itu. Ia menariknya perlahan dan membuka tali pengikatnya. Sebuah tas cantik dengan desain elegan keluar dari dalamnya.
"Kok cantik kali tas ini?" suara Dede terdengar tulus.
"Kamu suka nggak?" tanya Arsya, kali ini memperhatikan reaksinya lebih serius.
"Iya, suka," jawab Dede sambil langsung menyampirkan tas itu ke bahunya dan berdiri menghadap cermin di sudut ruangan. "Mahal kan ini?"
Arsya mengangk