"Aku agak deg - degan sebenarnya," kata Tanti tiba - tiba.
"Kenapa?"
"Takut salah pilih unit. Ini kan bakal tempat tinggal aku cukup lama."
"Kita pilih yang paling bikin kamu nyaman, dan yang penting aman dan akses ke kampus lebih mudah dan lebih cepat dari yang sekarang."
Tanti tersenyum kecil. "Mudah - mudahan ada yang langsung aku suka, ya."
"Aku berharap ada yang lucu."
"Yang lucu?"
"Iya, kalo pertama kali kamu bilang ...iih, lucu kalii...fix jadi."
Tanti tertawa.
Tanti mendekatkan wajahnya, menatap Arman dari samping. "Kalau aku cerewet waktu survei, kamu jangan bosan ya."
Arman tertawa pelan. "Kamu cerewet juga aku tetap sayang."
Tanti spontan memukul lengan Arman pelan. "Ih, cinta kali lah akuuu...."
"Gombal!" kata Arman.
Tanti terkekeh lagi.
HP Arman yang ia letakkan